Tasikmalaya, 02 Oktober 2025 – Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah (IAILM) telah melaksanakan tahapan penting dalam upaya penjaminan mutu pendidikan, yakni Asesmen Lapangan (AL) Akreditasi. Kegiatan ini berlangsung secara intensif selama dua hari, pada 30 September hingga 1 Oktober 2025, di lingkungan kampus IAILM.
Proses asesmen ini dilakukan oleh tim asesor yang ditugaskan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Tim asesor yang hadir terdiri dari dua pakar di bidangnya, yaitu Dr. Nur Kholik Afandi, M.Pd dari Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, dan Dr. Hamdani, MA dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa.

Kegiatan asesmen lapangan dibuka secara resmi pada hari Selasa, 30 September 2025, di Aula Rapat IAILM. Acara pembukaan dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, termasuk Rektor IAILM, Dr. Asep Salahudin, M.Ag, Wakil Rektor 3 Dr. Wawan, dekan, serta seluruh dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Program Studi PAI.
Dalam sambutannya, Rektor IAILM, Dr. Asep Salahudin, M.Ag, menyambut baik kedatangan tim asesor. Ia menekankan bahwa proses akreditasi ini merupakan momentum krusial untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di Prodi PAI IAILM.
“Akreditasi bukan hanya soal pemenuhan standar administratif, tetapi ini adalah cerminan komitmen kami terhadap mutu pendidikan yang kami berikan kepada mahasiswa dan masyarakat. Kami telah mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dan siap menerima masukan konstruktif dari para asesor untuk perbaikan berkelanjutan,” ujar Dr. Asep Salahudin.
Selama dua hari, tim asesor melakukan verifikasi data dan konfirmasi lapangan terhadap Laporan Evaluasi Diri (LED) dan borang data kuantitatif yang telah diserahkan oleh Prodi PAI. Proses asesmen mencakup berbagai sesi mendalam.
Tim asesor melakukan wawancara dengan berbagai pihak, mulai dari pimpinan universitas dan fakultas, jajaran pimpinan Program Studi PAI, tim penjaminan mutu, dosen, tenaga kependidikan, hingga perwakilan mahasiswa. Selain itu, sesi wawancara juga dilakukan dengan para alumni dan pengguna lulusan (stakeholders) untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai relevansi kurikulum dan kualitas lulusan di dunia kerja.

Ketua Program Studi PAI IAILM, Agus Samsul Basar, M.M.Pd, menyatakan optimisme terhadap proses asesmen ini. “Kami telah berupaya maksimal menyajikan data dan fakta di lapangan secara transparan. Seluruh civitas academica Prodi PAI telah bekerja keras. Kami berharap hasil asesmen ini dapat mencerminkan upaya kami dan memberikan hasil terbaik,” ungkapnya.
Selain sesi wawancara, para asesor juga melakukan peninjauan langsung ke berbagai fasilitas pendukung pembelajaran, seperti ruang kelas, perpustakaan, Laboratorium Microteaching, dan fasilitas pendukung kemahasiswaan lainnya.
Kegiatan asesmen lapangan ditutup pada hari Rabu, 1 Oktober 2025, dengan penyampaian umpan balik awal (feedback) dan penandatanganan berita acara asesmen. Seluruh civitas academica IAILM kini menantikan hasil akhir akreditasi dengan harapan dapat meraih predikat yang memuaskan, sebagai bukti pengakuan atas kualitas penyelenggaraan program studi.


