SURYALAYA – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Gedung Serba Guna Sukriya Bakti, Kampus Latifah Mubarokiyah, pada Rabu (08/04). Sekitar 500 orang yang terdiri dari pengurus yayasan, akademisi, tenaga pendidik, hingga karyawan di lingkungan Yayasan Serba Bakti (YSB) Pondok Pesantren Suryalaya berkumpul dalam acara Halal Bi Halal Keluarga Besar Tahun 1447 H.
Mengangkat tema “Menguatkan Silaturahmi, Menyatukan Langkah dalam Khidmah demi Kejayaan Agama dan Negara”, acara ini bukan sekadar ajang saling bermaafan pasca-Lebaran, melainkan juga menjadi panggung konsolidasi visi besar organisasi.
Pesan Kebersamaan Ketua Umum
Dalam sambutannya, Ketua Umum YSB PP. Suryalaya, Drs. H. Denny H. Gandasapoetra, MM., menekankan bahwa kekuatan utama yayasan terletak pada kesucian hati dan soliditas antar-elemen. Beliau mengingatkan bahwa Halal Bi Halal adalah manifestasi dari semangat kekeluargaan yang telah diwariskan oleh para sesepuh.
”Keberhasilan yayasan sangat ditentukan oleh kerja sama yang solid dan keikhlasan dalam menjalankan amanah. Saya mengajak seluruh pengurus dan karyawan untuk terus membangun sinergi serta menanamkan nilai kepemimpinan spiritual dalam setiap langkah pengabdian,” ujar Drs. H. Denny di hadapan para hadirin.


Visi Strategis “Yayasan Bangkit”
Senada dengan Ketua Umum, Wakil Ketua Dewan Pembina YSB, Yayan Nurinsan, BE.ST., M.Eng., membawa pesan yang lebih strategis mengenai arah masa depan lembaga. Dalam orasinya, beliau memaparkan visi “Yayasan Bangkit” sebagai respons terhadap tantangan zaman yang semakin dinamis.
”Kita perlu menyamakan frekuensi dan pemikiran. Menuju ‘Yayasan Bangkit’ berarti kita melakukan langkah perubahan, perbaikan, dan peningkatan sistem tata kelola yang berorientasi pada mutu serta profesionalisme,” tegas Yayan Nurinsan.
Beliau juga merinci lima poin krusial yang menjadi peta jalan yayasan, mulai dari penegakan tertib administrasi sesuai Maklumat Pangersa Abah Anom, hingga penguatan integritas antar-lembaga formal di bawah naungan PP. Suryalaya. Menurutnya, aspek transparansi, akuntabilitas, dan modernisasi harus menjadi napas baru dalam pengelolaan organisasi tanpa meninggalkan nilai-nilai ketawadhuan kepada Guru Mursyid.
Menyatukan Langkah Khidmah
Rangkaian acara yang turut dihadiri unsur Forkopimcam Pagerageung ini berlangsung khidmat dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiyah, dan doa bersama untuk mengharap barokah serta karomah Pangersa Abah Sepuh dan Pangersa Abah Anom.
Melalui momentum ini, YSB PP. Suryalaya kembali meneguhkan posisinya sebagai “rumah besar” yang harmonis. Acara ditutup dengan ramah tamah, di mana seluruh elemen yayasan melebur dalam suasana akrab, membawa semangat baru untuk kembali berkhidmat demi kemajuan agama, bangsa, dan negara. *(NS)



